Rumus Menghitung Saldo Akhir Kas - Bagian akhir yang wajib untuk dihitung pada Kas atau Buku Kas tentu saja adalah saldonya.
Karena memang pada periode tertentu saldo akhir Kas ini akan dicek dan dicocokan dengan bukti fisik dari uang tunai.
Secara umum memang rumus menghitung saldo akhir Kas sudah kita ketahui bersama.
Hanya saja memang untuk sebagian orang kadang ada yang belum mengetahui seperti apa rumus untuk menghitung saldo Akhir Kas tersebut.
Untuk itu dalam artikel ini kita akan bahas rumus menghitung saldo akhir Kas serta contoh perhitungannya.
Rumus dan Contoh Menghitung Saldo Akhir Kas
Dalam prosesnya konsep Kas ini biasanya dibagi kedalam tiga jenis yaitu Kas Kecil, Kas Besar serta Kas Bank.
Jika membahas tentang rumus menghitung saldo akhir maka untuk ketiga jenis Kas diatas rumusnya tetap sama saja.
Kas Kecil adalah Kas yang biasanya digunakan untuk membiayai operasional dengan jumlah yang tidak terlalu besar.
Biasanya pengeluaran yang dibiayai oleh Kas Kecil ini sifatnya memang sudah rutin dan sering terjadi atau bahkan berulang - ulang.
Jumlah dana yang disimpan pada Kas Kecil ini biasanya akan bersifat tetap dengan tujuan supaya lebih mudah untuk dikendalikan.
Adapun fungsi dari dibentuknya Kas Kecil adalah sebagai berikut :
- Menghindari adanya kesalahan alokasi dana pada saat pembayaran
- Kas kecil ini akan bermanfaat untuk pengeluaran yang sifatnya cepat dan mendukung operasional misalnya biaya kirim barang
- Mempercepat proses kerja Karyawan
- Menangani pembelian peralatan dengan jumlah kecil
Dari pembahasan diatas terlihat bahwa meskipun jumlah dana yang disimpan pada Kas Kecil ini memang tidak terlalu besar tetapi manfaatnya cukup besar.
Karena Kas Kecil ini akan langsung bersinggungan dengan operasional Perusahaan dengan jumlah yang kecil dan dibatasi.
1. Rumus Menghitung Saldo Akhir Kas
Sebelum membahas tentang rumus Kas Kecil sebenarnya menghitung saldo ini tidak lepas dari unsur yang ada pada saldo kas tersebut.
Adapun unsur yang terkait dengan Saldo Akhir Kas ada 3, yaitu sebagai berikut :
- Saldo Awal
- Penerimaan
- Pengeluaran
Ketiga unsur ini harus selalu ada karena memang ketiganya akan dihitung pada saat menentukan Saldo Akhir Kas.
Adapun rumus yang digunakan untuk menghitung saldo akhir Kas adalah sebagai berikut :
Saldo Akhir = Saldo Awal + Penerimaan - Pengeluaran
Seperti yang disebutkan diatas bahwa memang rumus saldo akhir Kas merupakan gabungan dari tiga unsur yaitu Saldo Awal, Penerimaan dan Pengeluaran.
2. Contoh Menghitung Saldo Akhir Kas
Selanjutnya supaya lebih mudah memahami rumus menghitung saldo akhir Kas mari kita lihat langsung dalam contohnya.
Silakan perhatikan gambar berikut ini :
Dalam contoh tersebut sudah ada Tabel Penerimaan dan Pengeluaran Kas yang dilengkapi dengan kolom - kolom lainnya.
Selanjutnya rumus yang digunakan untuk menghitung saldo Akhir tanggal 2 adalah sebagai berikut :
Saldo Akhir = 500.000 + 0 - 158.000
Saldo Akhir = 342.000
Pada contoh yang pertama angka penerimaan memang tidak ada karena pada tanggal tersebut hanya ada pengeluaran saja.
Selanjutnya misalnya kita akan menghitung saldo Kas untuk tanggal 8 Maret maka rumusnya adalah sebagai berikut :
Saldo Akhir = 254.750 + 245.250 - 0
Saldo Akhir = 500.000
Dari dua contoh diatas terlihat bahwa saldo awal adalah saldo akhir pada satu hari tanggal sebelumnya.
Itulah pembahasan kita kali ini tentang rumus menghitung saldo akhir Kas dan semoga artikel ini bermanfaat untuk semua pembaca.

Post a Comment
Post a Comment